Tampilkan postingan dengan label Managemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Managemen. Tampilkan semua postingan

3 Kontraktor Terbaik Dunia

Dalam pekerjaan konstruksi di Dunia, telah tercatat  3 kontraktor terbesar yang menangani bayak proyek besar. Pada situs www.ehow.com, penilaian kontraktor terbesar dunia adalah VINCI, BECHTEL, dan HOCHTIEF. Mari kita simak lebih lanjut.

1. VINCI

Merupakan perusahaan konstruksi terkemuka di Perancis yang didirikan pada tahun 1899 oleh Insinyur Perancis Alexandre Giros dan Louis Loucheur. Perusahaan ini telah menjadi perusahaan konstruksi dan jasa terkait terbesar di seluruh dunia. Perusahaan ini bergerak di bidang : gedung, civil engineering, hydraulic engineering dan jasa. Bisnis VINCI dibagi menjadi tiga bagian; jaringan lokal di Perancis ; jaringan bisnis spesialis yang berisi teknis tinggi dan manajemen atas proyek kompleks dengan proyek-proyek besar konstruksi VINCI, suatu organisasi yang beroperasi di pasar dunia untuk civil engineering besar dan struktur gedung. VINCI mengerjakan 180.000 pegawai di 100 negara.

Green Building Vs Green Construction

Kita tentu sering mendengar istilah dalam proyek konstruksi atau di bidang arsitektural, yaitu Green Construction dan Green Building. Keduanya menggunakan kata green, sedangkan kata building dan construction kadang bisa diartikan sama walaupun dalam konteks yang lain bisa saja bermakna beda. Lalu samakah kedua istilah tersebut?  Terlebih dahulu ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menjawab pertanyaan.itu? Apakah Green Building sama dengan Green Construction?

Dalam Wikipedia, Green Building disebut juga Green Construction atau Sustainable Building. Hal ini mengacu pada struktur dan menggunakan proses yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sumber daya yang efisien sepanjang siklus hidup bangunan dari tampak untuk desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan, renovasi, dan pembongkaran. Sedangkan di bidang arsitektur dan teknik sipil, konstruksi (construction) adalah suatu proses yang terdiri dari membangun atau perakitan infrastruktur.

Seberapa Besar Keuntungan Kontraktor..?

Sering kali kita dengar teman- teman atau sahabat kita yang berkata : “Wah, dah jadi kontraktor nih..!!” Kaya dong sekaraaang…” Nah, apa memang benar demikian…? Apakah gaji kontraktor itu memang sebesar itu..? Nah, sekarang coba kita bahas…. 

Fakta yang akan diberikan adalah data rasio profitabilitas operational margin dan ROE (Return On Equity). Sebenarnya masih ada beberapa rasio profitabilitas yang lain, tapi  2 rasio itu dianggap cukup mewakili. ROE diambil karena ROE adalah indikator utama rasio profitabilitas. Maksudnya jika ROE baik maka rasio yang lain juga baik. ROE adalah tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh modal yang ada. Rumus ROE = Laba bersih / Total Ekuitas (modal). ROE merupakan salah satu indikator yang digunakan pemegang saham untuk mengukur keberhasilan bisnis yang dijalani.

Prospek Kerja Civil Engineer di Industri Oil dan Gas

Tulisan ini terinspirasi dari teman- teman saya lulusan sipil yang telah diterima di perusahaan oil dan gas, seperti : Chevron, Pertamina, dan Szclumberger. Bagi para Civil Engineer yang terbiasa terlibat dalam proyek gedung, jembatan, dan jalan mungkin akan bertanya : “Apa yang bisa dikerjakan oleh lulusan teknik sipil di industri oil and gas, yang sesuai bidang ilmunya ?”.

Hampir setiap aktivitas di sektor industri oil dan gas memerlukan sarjana lulusan teknik sipil. Semua aktivitas tersebut memerlukan fasilitas ruang, fasilitas ruang inilah yang menjadi tugas lulusan teknik sipil untuk menyediakannya, baik bekerja sebagai perancang (konsultan), pelaksana (kontraktor) ataupun pengawas pelaksanaan (konsultan pengawas).

Bekisting Plastik untuk Proyek Konstruksi

Kayu yang sering digunakan sebagai bekisting semakin sulit didapatkan dan area hutan sebagai bahan baku kayu pun semakin berkurang. Penebangan hutan dihadapkan pada permasalahan yang semakin hari semakin besar yaitu pemanasan global (Global Warming).

 Dalam dunia konstruksi di Indonesia, penggunaan bekisting kayu hampir belum ada penggantinya. Proyek konstruksi di Indonesia sepertinya masih sangat menggantungkan kayu sebagai material utama pembuatan bekisting. Ada alternatif dengan menggunakan material baja atau besi, namun penggunaannya masih terbatas karena material tersebut memiliki berat jenis yang tinggi sehingga menimbulkan masalah kesulitan pelaksanaan dalam aplikasinya.

Pentingnya K3 (Keselamatan Kerja Konstruksi)

Insinyur perencana struktur (structural engineer) dan pelaksana (site engineer) umumnya fokus agar hasil kerjanya yaitu bangunan yang dikerjakan dapat memenuhi persyaratan teknis yang berlaku, orang menyebutnya kuat (strength) dan kaku (stiff). Dengan demikian pada saat berfungsinya, bangunan tersebut dapat menjamin keselamatan pemakainya.

Sebagian besar, prosentasi pembelajaran di perguruan tinggi adalah untuk menghasilkan bangunan (struktur) yang dapat menjamin keselamatan pemakai dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Lalu bagaimana dengan proses pelaksanaan bangunan kostruksi itu sendiri ? Bagaimana mendapatkan bahwa proyek berjalan dengan lancar tanpa ada atau timbul kecelakaan kerja, apalagi sampai jatuh korban jiwa.

Apa memang sesajinya harus kuat….?

Ohh Proyek Konstruksi

Oh Proyek Konstruksi! Engkau Bagaikan Bidadari, yang diperebutkan di sana- sini. Banyak orang berupaya mendapatkan dirimu dengan menghalalkan segala cara. Jika cara halus tak mempan, cara kasar pun ditempuh. Jika dengan aturan main yang ada tidak bisa mendapatkan mu, maka aturan hukum rimba pun diterapkan. Tak sedikit pihak dengan gelap mata berusaha mendapatkan dirimu, mulai dengan mempelesetkan aturan main, hingga mematematikakan aturan main yang ada. Mulai dari mengelumbungkan volume pekerjaan, sampai mengakal- akalin spesikasi teknis dan mutu pekerjaan. MasyaAllah…

            Oh Proyek Konstruksi…! Engkau Bagaikan Kue. Engkau dapat dibagi- bagikan kepada siapa saja dan sesuka hati sang Koki. Engkau terasa begitu gurih untuk dikunyah, walaupun Engkau terbuat dari krikil- krikil tajam. Dengan mudah Engkau dapat ditelan habis, walaupun Engkau terbuat dari besi- besi beton yang keras tak bertuan.  Engkau dapat dilahap begitu saja, walaupun Engkau terbuat dari aspal panas yang hitam pekat bagaikan semut di kegelapan malam. Engkau dengan mudah dapat diperjual- belikan di black market, walaupun Engkau bukan narkoba.

Pentingnya Managemen Konstruksi

Ketika dua orang atau lebih dalam suatu kelompok kerja yang tidak terlalu besar menangani suatu pekerjaan secara bersama-sama, mereka dapat saja melaksanakan pekerjaan mereka sesuai hasil \ yang direncanakan.

Namun, bila keterlibatan orang- orang yang bekerja semakin banyak, tentu diperlukan suatu ornganisasi kerja yang dapat mengatur kegiatan yang satu dengan yang lainnya secara terpadu. Dengan organisasi kerja yang baik diharapkan akan memberikan hasil efisiensi yang tinggi dan tepat waktu. Oleh karena itu pembentukan organisasi di dalam pekerjaan Teknik Sipil merupakan suatu keharusan. Nah..!! Mengapa harus ada “Managemen Konstruksi”…? Tentu agar proyek yg dikerjakan dapat selesai sesuai perencanaan, tepat waktu, dan mendapatkan keuntungan.

Ada 2 bentuk organisasi yang digunakan saat ini pada proyek konstruksi yaitu:
A. Organisasi Proyek Konvensional 
yaitu organisasi yang sudah lazim berlaku pada pelaksanaan proyek di lapangan. Dalam bentuk yang sederhana ada empat unsure yang terlibat yaitu:
1. Pemberi tugas/pemilik proyek,
2. Perencana,
3. Pengawas,
4. Kontraktor.

B. Organisasi Proyek Manajemen Konstruksi
yaitu organisasi yg dibentuk untuk menangani proyek- proyek yang relatif besar, dan dalam proses pelaksanaannya melibatkan beberapa kontraktor. Adapun pengelompokan proyek adalah sebagai berikut :

1. Proyek konstruksi bangunan gedung (Building Construction)
Proyek konstruksi bangunan gedung mencakup bangunan gedung perkantoran, sekolah, pertokoan, rumah sakit, rumah tinggal dan sebagainya. Dari segi biaya dan teknologi terdiri dari yang berskala rendah, menengah, dan tinggi. Biasanya perencanaan untuk proyek bangunan gedung lebih lengkap dan detail. Untuk proyek-proyek pemerintah (di Indonesia) proyek bangunan gedung ini dibawah pengawasan/ pengelolaan DPU sub Dinas Cipta Karya.

2. Proyek bangunan perumahan/pemukiman (Residential Contruction/Real Estate)
Di sini proyek pembangunan perumahan/ pemukiman (real estate) dibedakan dengan proyek bangunan gedung secara rinci yang didasarkan pada klase pembangunannya serempak dengan penyerahan prasarana-prasarana penunjangnya, jadi memerlukan perencanaan infrastruktur dari perumahan tersebut (jaringan transfusi, jaringan air, dan fasilitas lainnya). Proyek pembangunan pemukiman ini dari rumah yang sangat sederhana sampai rumah mewah, dan rumah susun. Di Indonesia pengawasan di bawah Sub Dinas Cipta Karya.

3. Proyek Konstruksi Teknik Sipil
Konstruksi rekayasa berat (Heavy Engineering Construction) umumnya proyek yang masuk jenis ini adalah proyek- proyek yang bersifat infrastruktur seperti proyek bendungan, proyek jalan raya, jembatan, terowongan, jalan kereta api, pelabuhan, dan lain- lain. Jenis proyek ini umumnya berskala besar dan membutuhkan teknologi tinggi.

4. Proyek konstruksi industri (Industrial Construction)
Proyek konstruksi yang termasuk dalam jenis ini biasanya proyek industri yang membutuhkan spesifikasi dan persyaratan khusus seperti untuk kilang minyak, industri berat/industri dasar, pertambangan, nuklir dan sebagainya. Perencanaan dan pelaksanaannya membutuhkan ketelitian dan keahlian/ teknologi yang spesifik.

Untuk dapat melaksanakan proyek- proyek ini, tenu butuh koordinasi yang baik


Free Backlinks

.