Desain Taman Minimalis di Luar Rumah. Aspek hijau merupakan salah satu unsur yang penting alam katagori Rumah Sehat. Adanya ruangan khusus untuk sirkulasi udara menjadi faktor utama agar rumah dapat nyaman dan sehat untuk dihuni. Berbagai inovasi pun dilakukan, mulai dari metode penanaman taman vertikal dan taman minimalis di dalam maupun luar rumah. Nah, kali ini Kami akan menyajikan berbagai macam Desain Taman Minimalis di Luar Rumah yang mungkin bisa Anda gunakan acuan atau refensi untuk mewujudkan Rumah idaman Anda.
Tampilkan postingan dengan label Inovasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi. Tampilkan semua postingan
Desain Taman Minimalis di Luar Rumah
Desain Taman Minimalis di Luar Rumah. Aspek hijau merupakan salah satu unsur yang penting alam katagori Rumah Sehat. Adanya ruangan khusus untuk sirkulasi udara menjadi faktor utama agar rumah dapat nyaman dan sehat untuk dihuni. Berbagai inovasi pun dilakukan, mulai dari metode penanaman taman vertikal dan taman minimalis di dalam maupun luar rumah. Nah, kali ini Kami akan menyajikan berbagai macam Desain Taman Minimalis di Luar Rumah yang mungkin bisa Anda gunakan acuan atau refensi untuk mewujudkan Rumah idaman Anda.Instant Command AutoCAD
Bagi para drafter yang bergerak di dunia Engineering, AutoCAD sudah menjadi makanan sehari- hari. Hampir semua Gambar kerja baik 2D dan 3D biasanya digambar dengan software ini karena fitur- fiturnya yang mudah untuk dipelajari dan digunakan (user interface), untuk mempercepat kinerja kita dalam menggambar desain, tentunya kita harus pake "Instant Command", yaitu perintah- perintah praktis yang bisa langsung diketik ke keyboard, sehingga kita tidak perlu otak- atk dan geser- geser mouse ke toolbar menu. Nah, berikut ini kumpulan instant command yang sering dan pasti kita gunakan dalam menggambar desain :
Sosok Perencana Struktur Gedung Tertinggi di Dunia
William F. Baker, PE, SE, FASCE, FIStructE
Structural and Civil Engineering Partner Skidmore,
Owings & Merrill, LLP, Chicago, US.
Education :
Award :
Structural and Civil Engineering Partner Skidmore,
Owings & Merrill, LLP, Chicago, US.
Education :
- University of Illinois, MSc., Civil Engineering, 1980
- University of Missouri, BSc, Civil Engineering, 1975
Award :
- Honorary Doctorate dari Uni Stuttgart, 2011
- OPAL Award, dari ASCE, 2011
- Gold Medal dari IStructE, London, 2010
- Fritz Leonhardt Prize, Uni Stuttgart, 2009
- Fazlur Rahman Khan Medal dari CTBUH, 2009.
Ternyata sosok penanggung-jawab rencana penciptaan itu adalah sosok yang mempelajari dan menguasai ilmu teknik sipil, khususnya structural engineering. Sosok tentang William F. Baker lebih saya kenal setelah Kami mengikuti : Seminar Dan Kuliah Umum di UAJY, bersama Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, MT. Tentunya kita yang bergerak di Dunia Civil Engineering perlu bersyukur, bahwa ilmu yang kita pelajari itu adalah istimewa. Dengannya, dunia ini dapat diubah lebih baik, tentunya jika diaplikasikan secara tepat.
Peningkatan Kuat Dukung Tanah dengan Pondasi Cerucuk
Masyarakat di daerah pantai, rawa dan daerah pasang surut sering menggunakan cerucuk bambu/dolken sebagai pondasi atau perkuatan tanah untuk bangunan rumah/gedung, bangunan jalan, bangunan drainase/irigasi, bangunan break water dan bangunan lainnya. Pada akhir-akhir ini cerucuk bambu dengan matras bambu mulai banyak digunakan sebagai soil improvement untuk dasar reklamasi pantai atau badan jalan di daerah rawa atau tambak.
Sampai saat ini para Engineer atau para teknisi geoteknik dalam perencanaan cerucuk belum ada acuan yang jelas, sehingga dalam penerapannya didasarkan pangalaman masing-masing Perencana, sehinga hasil perencanaan akan berdampak kurang aman atau terlalu aman sehingga kurang efektif. Agar para Perencana dan Teknisi merasa yakin dalam merencanakan konstruksi cerucuk dan dapat diterima secara teknis, maka perlu metode atau pedoman perhitungan cerucuk yang diakui oleh para ahli geoteknik. Untuk mendapatkan metode perhitungan tersebut perlu adanya penelitian yang mendalam tentang analisis interaksi tanah lunak dengan cerucuk dan dibuktikan dengan model di laboratorium atau skala penuh.
Tekla Structure Software
Jika ingin mendalami drafting, jangan cuma menguasai AutoCAD. Sudah banyak yg bisa. Mau nilai plus...? Pelajari Tekla.! Perusahaan EPC (Engineering Procurement Construction), perusahaan- perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang migas tentu akan bayar Anda lebih. Software TEKLA ini juga digunakan untuk mendesain Gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai, dengan ketinggian 830 m yang pekerjaan struktur dan arsitekturalnya dikerjakan dari 21 September 2004 - 1 Oktober 2009.
Tekla Structures adalah aplikasi pemodelan 3D yang mampu mendesain bermacam bentuk struktur fabrikasi mulai dari baja, beton, atau berbagai jenis material lainnya. Kita dapat memperoleh analisa dan hasil perhitungan, gambar, laporan, atau output lainnya dari satu model struktur. Tekla Structures memiliki tampilan standar API (Application Programming Interface) untuk menghubungkan analisis dan desain software. Software ini tidak perlu membuat dan memelihara berbagai analisa pemodelan secara terpisah (menggunakan software lain). Penarikan, Pembebanan, reaksi, dan defleksi, semuanya dapat ditampilkan sebagai bagian dari analisa struktur kita. Semua ketentuan/ ketetapan di simpan dari langkah sebelumnya. Jadi, Ketika terjadi perubahan, cukup memainkan analisa kemudian periksa hasil yang baru kita peroleh.
Struktur Baja Menara Eiffel
Menara Eiffel yang masuk kedalam 7 keajaiban dunia ini dalam bahasa Perancis disebut juga Tour Eiffel, yang merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia. Lebih dari 200.000.000 orang telah mengunjungi menara ini sejak pembangunannya tahun 1889. Pengerjaan proyek tersebut dipemimpin oleh: Gustave Eiffel. Itulah mengapa Menara tersebut diberi nama Menara Eiffel, untuk mengenang jasa sang Structural Engineer nya. Gustave Eiffel dibantu oleh para insinyur Maurice Koechlin dan Emile Nouguier, serta Stephen Sauvestre sebagai arsitek.
Rencana proyek dimulai pada tahun 1884. Karena banyak mengalami hambatan, pembanguan menara baru dimulai tahun 1887 dan selesai 26 bulan kemudian pada tahun 1889. Menara ini akan rencana akan dirobohkan setelah berlangsungnya pekan Pameran Dunia 1900. Akan tetapi, percobaan berhasil dari transmisi radio yang dikendalikan oleh Angkatan Bersenjata Perancis sebelum hari pemugaran akhirnya menyelamatkan Menara Eiffel.
Labels:
Arsitektural,
Baja,
Inovasi,
Struktur
Green Building Vs Green Construction
Kita tentu sering mendengar istilah dalam proyek konstruksi atau di bidang arsitektural, yaitu Green Construction dan Green Building. Keduanya menggunakan kata green, sedangkan kata building dan construction kadang bisa diartikan sama walaupun dalam konteks yang lain bisa saja bermakna beda. Lalu samakah kedua istilah tersebut? Terlebih dahulu ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menjawab pertanyaan.itu? Apakah Green Building sama dengan Green Construction?
Dalam Wikipedia, Green Building disebut juga Green Construction atau Sustainable Building. Hal ini mengacu pada struktur dan menggunakan proses yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sumber daya yang efisien sepanjang siklus hidup bangunan dari tampak untuk desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan, renovasi, dan pembongkaran. Sedangkan di bidang arsitektur dan teknik sipil, konstruksi (construction) adalah suatu proses yang terdiri dari membangun atau perakitan infrastruktur.
Labels:
Arsitektural,
Inovasi,
Managemen,
Struktur
Mengenal Lebih Dekat Struktur Bambu
Struktur kayu khususnya bambu memang dapat dibilang kalah populer dibanding struktur baja atau struktur beton, sehingga saat kita melihat bangunan dengan struktur kayu atau bambu rasanya jadi takjub sendiri. Naah, itulah yang saya alami saat diundang rapat di salah satu Rumah Makan unik di Yogyakarta oleh Om Irawan dan Tante Teri, Dosen UGM dan Owner dari bimbingan belajar inggris anak “Happy Honey Bee”.
Banyak temen- temen saya yang bilang… “Ih…, kamu tuh temennya kok Tante dan Om- om sih…” Hahahahaha… Ya yang namanya bergaul kan boleh dengan siapa sajaa, lagipula justru saya banyak belajar dari orang- orang dewasa. Betuuul…?
Banyak temen- temen saya yang bilang… “Ih…, kamu tuh temennya kok Tante dan Om- om sih…” Hahahahaha… Ya yang namanya bergaul kan boleh dengan siapa sajaa, lagipula justru saya banyak belajar dari orang- orang dewasa. Betuuul…?
Labels:
Arsitektural,
Inovasi,
Kasus,
Kayu,
Struktur
Prospek Kerja Civil Engineer di Industri Oil dan Gas
Tulisan ini terinspirasi dari teman- teman saya lulusan sipil yang telah diterima di perusahaan oil dan gas, seperti : Chevron, Pertamina, dan Szclumberger. Bagi para Civil Engineer yang terbiasa terlibat dalam proyek gedung, jembatan, dan jalan mungkin akan bertanya : “Apa yang bisa dikerjakan oleh lulusan teknik sipil di industri oil and gas, yang sesuai bidang ilmunya ?”.
Hampir setiap aktivitas di sektor industri oil dan gas memerlukan sarjana lulusan teknik sipil. Semua aktivitas tersebut memerlukan fasilitas ruang, fasilitas ruang inilah yang menjadi tugas lulusan teknik sipil untuk menyediakannya, baik bekerja sebagai perancang (konsultan), pelaksana (kontraktor) ataupun pengawas pelaksanaan (konsultan pengawas).
Jembatan di Atas Awan, Le Viaduc de Millau
Sensasi berjalan menembus awan di angkasa hanya dapat dinikmati di Jembatan Le Viaduc de Millau, jembatan tertinggi di dunia yang berlokasi di Millau, Perancis. Jembatan ini menghubungkan Paris dan Barcelona. Jembatan ini juga dilengkapi dengan kaca transparan yang aerodinamis yang berfungsi melindungi mobil dari hembusan angin.
Jembatan Millau (le Viaduc de Millau) adalah sebuah jembatan jalan bersanggahkan kabel yang menyeberangi lembah Sungai Tarn di pegunungan Massif Central dekat Millau di selatan Perancis, yang pada pagi hari selalu diselimuti oleh embun pagi. Orang yang berkendaraan melintasi awan-awan yang mengambang rendah di pegunungan dapat dengan mudah menggapainya, sambil melihat pemandangan yang luar biasa menakjubkan di bawahnya tanpa perlu khawatir gangguan angin yang kuat. Jika Anda melintasi jembatan ini, maka Anda laksana berjalan di langit dengan menembus atau diiringi awan yang berarak. Sungguh sensasi yang luar biasa..!
Labels:
Arsitektural,
Inovasi,
Jembatan,
Struktur
Bekisting Plastik untuk Proyek Konstruksi
Kayu yang sering digunakan sebagai bekisting semakin sulit didapatkan dan area hutan sebagai bahan baku kayu pun semakin berkurang. Penebangan hutan dihadapkan pada permasalahan yang semakin hari semakin besar yaitu pemanasan global (Global Warming).
Dalam dunia konstruksi di Indonesia, penggunaan bekisting kayu hampir belum ada penggantinya. Proyek konstruksi di Indonesia sepertinya masih sangat menggantungkan kayu sebagai material utama pembuatan bekisting. Ada alternatif dengan menggunakan material baja atau besi, namun penggunaannya masih terbatas karena material tersebut memiliki berat jenis yang tinggi sehingga menimbulkan masalah kesulitan pelaksanaan dalam aplikasinya.
Building Transparency Design at Sky Deck Chicago
Manusia cenderung ingin hidup tanpa batasan, artinya hidup menyatu dengan alam. Walaupun terpaksa harus tinggal dalam ruangan tertutup, untuk melindungi dirinya dari serangan alam, perkembangan arsitektur membuktikan bahwa manusia terus mencari material untuk Skin bangunan yang dapat memuaskan nalurinya. Bangunan tersebut merupakan karya Arsitek terkenal Skidmore, Owings and Merrill (SOM), dengan structue engineer nya adalah Fazlur Khan yang terkenal dalam konstruksi high rise building. Artikel di bawah ini secara spektakuler memperlihatkan fantasi manusia untuk “hidup melayang layang “. Salah satunya adalah dengan desain Gedung Sky Deck 110 lantai di Chicago yang merupakan bangunan ke-8 tertinggi di dunia (1,450 feet). Pada lantai ke 103, gedung tersebut di desain transparan dengan kaca. Struktur tersebut dikombinasikan dengan kabel dan baja. Struktur kaca lebih ringan daripada penggunaan bata konvensional atau dinding beton, sehingga beban gempa pada struktur juga lebih kecil.
Labels:
Arsitektural,
Beton,
Inovasi,
Struktur
Jasa Perencanan dan Konstruksi Atap Baja Ringan
Langkah untuk mengganti konstruksi atap kayu dengan material baja ringan dan genteng metal adalah langkah tepat, karena dengan mengganti material kayu dengan material alternatif ini berarti kita juga telah membantu menyelamatkan hutan dan mencegah terjadinya bencana alam.
Sesuai dengan namanya, material ini memang sangat ringan. Bobotnya per meter persegi hanya sekitar 12 kg dibandingkan dengan rangka kayu yang bobotnya sekitar 40 kg/m2. Baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Baja ringan ini termasuk jenis baja yang dibentuk setelah dingin (cold form steel). Meskipun tipis, baja ringan memiliki kekuatan tarik yang tinggi yaitu sekitar 550 MPa, sementara baja biasa sekitar 300 MPa. Ketebalan baja ringan untuk atap ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4 mm – 1mm.
The Art of Structural Engineering
Seni dari suatu bangunan cenderung ditentukan oleh karya sang Arsitek yang mahir dalam mendesign dan memasukkan unsure- unsure keindahan dalam setiap bangunan yang ia buat. Namun bukan berarti sang Ahli Struktur (teknik sipil) juga tidak mempunyai jiwa seni loh..? Hal ini dibuktikan dengan berbagai bangunan yang mempunyai keunikan dan keindahan yang justru bukan merupakan karya arsitek, merupakan karya ahli struktur (teknik sipil).
Prof Jorg Schlaich adalah salah satu profesor di bidang teknik struktur yang berani secara lugas mengetengahkan bahwa ada seni atau art di bidang teknik struktur tersebut. Bahwa dengan memahami secara benar dan dapat menjiwainya maka dari ilmu teknik sipil khususnya ilmu analisis struktur dapat diwujudkan keindahan dari suatu struktur yang diciptakannya.
Hal tersebut sejalan dengan prof Firtz Leonhardt, guru besar di Uni Stuttgart sebelumnya yang akhirnya diteruskan oleh prof. Schlaich. Dari ke dua Profesor tersebut ditemukan karya-karya yang secara jelas menunjukkan bahwa ada art atau seni dibidang struktur yang direncanakannya. Padahal mereka jelas- jelas adalah profesor di bidang structural engineering dan bukan arsitektur.
Labels:
Arsitektural,
Inovasi
Precast Wall, Dinding Beton Siap Pakai
Industri konstruksi semakin bergairah dengan adanya produk precast concrete yang dapat dipasang cepat dan kualitasnya sangat baik. Tidak hanya dari sisi struktur, yaitu kekuatan dan kekakuannya saja, tetapi juga dari sisi arsitekturalnya yaitu penampakan luar (keindahan). Oleh karena itu, arsitek yang berorientasi maju pasti akan memikirkan alternatif pemakaian produk precast untuk bangunan rancangannya.
Bagaimana tidak, dengan digunakannya precast maka semua komponen yang seharusnya dikerjakan di atas bangunan sehingga susah dijangkau arsitek untuk diawasi maka dapat dilakukan di bawah sehingga si arsitek dengan leluasa mengawasi kualitas produk yang akan dipasangnya. Kecuali itu
Roof Garden untuk Solusi Global Warming
Sadarkah Anda..? Bahwa umur Bumi kita ini sudah semakin menua. Adanya ketidaksetabilan alam menyebabkan banyak perubahan yang sangat dirasakan. Udara semakin panas, Kutub mulai mencair, banyak pulau yang tenggelam, dll. Nah, jika hal ini dibiarkan begitu saja tentu umur Bumi kita ini tak akan bertahan lama. Tanaman dan bunga ibarat aliran darah bagi bumi, menyediakan oksigen untuk manusia dan hewan. Meski begitu tidak semua orang beruntung memiliki ruang cukup untuk membuat taman yang hijau, terutama warga di perkotaan. Tapi itu tidak menghalangi desainer-desainer bangunan dan perencana kota untuk menciptakan ruang hijau. Tidak ada lahan kosong, atap bangunan pun jadi.
Labels:
Arsitektural,
Inovasi,
Kasus,
Struktur
UHPC, Beton Mutu Tinggi Sekuat Baja
Pada tahun 1950an, saat beton untuk pertama kalinya diperkenalkan di dunia konstruksi Indonesia oleh alm. Prof. Roosseno, Bapak Beton Indonesia, sebagai bahan konstruksi yang handal dan murah. Sebagai dosen dan ahli struktur beliau sangat giat memperkenalkan teknologi dan konstruksi beton. Beliau mengajarkan bagaimana membuat campuran beton, yang bahan dasarnya mudah didapat, terdiri dari murni 3 bahan dasar yaitu: semen, agregat kasar / halus, dan air, sesuai dengan kekuatan yang diinginkan, yaitu sekitar 200 kg/cm² – 250 kg/cm². Kekuatan beton saat itu kalau dibandingkan dengan kekuatan baja yang mencapai 2400 kg/cm² hanyalah sepersepuluhnya.
Research grant 2008 dari Konrad Adenauer Foundation yang diperoleh penulis, memberi kesempatan kepada penulis untuk mendalami beton sebagai material konstruksi yang High Tech, berbasis TEKNOLOGI NANO. Di Institute of Structure, University of Kassel, tempat penulis bekerja, Prof. Schmidt dan Prof. Fehling, selama satu dekade ini telah melakukan penelitian berbasis teknologi nano, untuk membuat campuran beton dengan kekuatan tekannya mencapai kekuatan baja, yaitu sebesar 2000 kg/cm² – 2500 kg/cm². Beton generasi baru ini dikenal dengan nama Ultra High Performance Concrete disingkat UHPC.
Labels:
Inovasi
Pagoda Tahan Gempa
Ketika bencana gempa bumi mengguncang jepang, pagoda- pagoda yang berdiri di sana tetap berdiri tegar, tanpa mengalami kerusakan yang berarti. Hal ini, sebagaimana ditulis oleh Veda Atsushi dalam majalah Nipponia. Jepang, memang merupakan negara yang mengalami banyak gempa bumi serius. Tetapi, tidak ada catatan tentang sebuah pagoda yang runtuh, selama terjadi gempa tersebut. Gempa bumi Hanshin Awaji pada tahun 1995, misalnya, telah banyak meruntuhkan bangunan tinggi dan modern di Kobe. Namun, tidak satu pun dari 13 pagoda bertingkat tiga di sekitar provinsi Hyogo yang rusak. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Labels:
Inovasi
Usaha Meningkatkan Mutu Beton
Dr. lr. FX Supartono menjelaskan pada dasarnya beton bermutu tinggi merupakan beton yang memiliki kekuatan tinggi, namun param¬eter beton mutu tinggi sangat beragam, tergantung di mana ia berada. Di Indonesia, beton dengan kekuatan di atas 50 Mpa sudah digolongkan beton mutu tinggi, sementara di Australia beton berkuatan 200 MPa merupakan hal blasa. Di China, dengan menggunakan agregat sintetik, telah ada beton hingga 300 MPa. Dalam perkembangan konstruksi beton modern, beton dituntut menjadi material konstruksi yang bermutu tinggi sekaligus berkinerja tinggi. Pada betonsegar, mudah dalam pengerjaan pengecoran (workable), panas hidrat yang rendah (low heat of hydration), susut relatif rendah pada saat penge¬ringan, memiliki tingkat waktu ikat awal (acceleration) atau penundaan (retardation) yang baik, serta mudah dipompakan ke tempat yang lebih tinggi, merupakan beberapa tuntutan yang harus dapat dipenuhi beton bermutu dan berkinerja tinggi.
Sementara,
Sementara,
Labels:
Inovasi
Perbandingan kusen kayu dengan alumunium
Dengan berkembangnya waktu, kita lebih senang dengan suatu hal yang praktis dan mudah dikerjakan. Seperti halnya dalam membangun suatu rumah,suatu hal yang lebih mudah diterapkan akan cenderung dipilih oleh konsumen.Dahulu kita hanya mengenal kusen berasal dari bahan dasar kayu.Untuk saat ini dengan berkembangnya jaman kusen kayu dapat digantikan dengan kusen aluminium.
Bahan dasar dari kayu yang semakin lama semakin jarang dan juga semakin mahal menjadi satu kecenderungan konsumen saat ini memilih aluminium sebagai alternative pengganti. Dari segi harga , aluminium jauh lebih murah. Selain itu untuk perawatan juga tidak memerlukan perlakuan khusus. Aluminium lebih
Labels:
Inovasi
Langganan:
Postingan (Atom)

















